Thursday, 27 September 2018

Proses Komunikasi Data dalam Jaringan

Proses komunikasi data komputer adalah perpindahan data dari komputer sumber (transmiter) ke komputer tujuan (receiver) yang melewati suatu media penghantar dalam bentuk bit-bit.

Dunia dewasa ini lebih dikuasai oleh mereka yang menguasai informasi (‘The Third Wave’-Alvin Toffler, 1991). Negara atau individu yang menguasai informasi akan dapat membuat kerja dengan lebih produktif, baik, tepat dan membuka inovasi-inovasi baru. Penggunaan internet misalnya telah meningkatkan atau membawa perubahan kepada kemampuan komunikasi manusia dan meningkatkan untuk mendapatkan begitu banyak informasi.Contoh aplikasi komunikasi data, antara lain :
  • Mengeluarkan uang dari ATM di tempat yang jauh
  • Pembayaran rekening air, listrk dan telepon ( Telebanking )
  • Pembayaran gaji pegawai
  • Internet ( E-Mail, File Transfer, dll )

Contoh Proses Komunikasi Data pada Komputer

Keterangan :
  1. Dasar utama komunikasi data adalah pertukaran bit-bit data yang diwakili oleh signal eletronik antara dua peranti.
  2. Data ditukar kedalam kumpulan rangkaian bit dengan menggunakan metoda tertentu seperti : ASCII, EBCDIC atau MORSE.
  3. Kumpulan rangkaian bit dipindahkan secara paralel dalam komputer.
  4. Biasanya media penghantaran memindahkan data secara serial.
  5. Pemindahan data serial akan menggunakan aturan asynchoronous atau synchoronous. Aturan ini juga adalah satu synchoronization – peraturan yang perlu ada agar penerima dapat menentukan bila signal akan diterima dan kapan signal akan berakhir.
  6. Ukuran kecepatan penghantaran adalah berapa banyak bit yang dapat dihantar dalam waktu tertentu. Unit yang digunakan adalah bps.
  7. Data dalam komputer diwakili dalam bentuk digital (tegangan listrik yang tetap) dan media penghantaran biasanya diwakili dalam bentuk analog (tegangan listrik yang berubah-ubah).
  8. Penghantaran secara digital mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan analog. Banyak rangkaian saat ini telah beralih kepada digital. Data yang berbentuk analog harus ditukar kepada digital untuk penghantaran secara digital dapat dilakukan. Salah satu metoda pendigitalan yang sangat popular adalah PCM (Pulse Code Modulation).
  9. Pergerakan kumpulan bit melalui media penghantaran tidak menjamin data akan sampai dengan selamat, terdapat banyak gangguan terhadap tegangan listrik yang menyebabkannya menjadi lemah.
  10. Penguat signal digunakan untuk menguatkan kembali signal, nama alatnya adalah amplifier (untuk signal analog) dan repeater (untuk signal digital).
  11. Bit yang rusak perlu ditandai dan bila perlu dibetulkan. Cara-cara menentukan kerusakan bit atau yang perlu diperbaiki menggunakan cara: bit pariti, CRC dan kode Hamming.
  12. Penandaan bit yang diralat sangat penting dalam komunikasi data.
  13. Jika bit yang diralat ditandai, penerima akan meminta penerima menghantar kembali data (tergantung pada protokol yang dibuat dalam komputer) .
  14. Protokol sangat penting untuk keseragaman dalam komunikasi, komunikasi data yang melibatkan banyak protokol perlu disepakati oleh sistem komunikasi.
  15. Terdapat banyak badan yang membuat protokol seperti ISO, IEEE, CCITT, EIA, ANSI dan lain-lain.
  16. Kontrol aliran (flow control) diperlukan untuk penghantar agar tidak menghantar terlalu cepat sehingga penerima tidak sempat memproses data yang diterima.
  17. Komunikasi pada jarak yang jauh memerlukan peralatan komunikasi data tambahan, seperti cara AM (Amplitudo Modulation) yang dikenal dengan DCE (Data Communication Equipment).
  18. Jalur (kawat) telepon menggunakan signal analog – komunikasi data yang menggunakan jalur telefon memerlukan MODEM untuk menukar signal digital dari komputer ke signal analog dan ditukar kembali ke signal digital sebelum memasuki sistem komputer.
  19. Modem digunakan untuk memodulasi gelombang : terdapat beberapa jenis pemodulatan gelombang ; AM, FM, PM dan kombinasi diantaranya.
  20. Modem harus ada pada dua ujung komunikasi; faktor kesamaan, kecepatan dan jenis jenisnya perlulah dipahami cara kerjanya.
  21. Bila banyak piranti yang ingin berhubungan dengan peranti lain, menghubungkan setiap peranti tersebut (satu demi satu) dengan peranti yang ingin dihubungkan adalah tidak mudah / praktis terutama jika jaraknya sangat jauh.
  22. Cara pe-multiplekseran (multiplexing) digunakan untuk menambah kemampuan penggunaan media komunikasi. Cara ini dapat menggunakan beberapa media komunikasi yang dapat dilalui oleh banyak jenis signal (satu kawat untuk signal RCTI, SCTV dan TVRI pada saluran antena telavisi) atau HUB (untuk jaringan komputer).
  23. Apabila banyak piranti yang akan dihubungkan antara satu dengan lain, cara yang efektif adalah menghubungkan peranti tersebut kepada rangkaian komunikasi, seperti kalau tidak memakai rangkaian komunikasi maka jalur / kabel telepon untuk setiap pelanggan akan dipasang satu per satu untuk banyak orang yang akan dihubungi (one to many).

Media Komunikasi dan Penghantar Data

Media Komunikasi adalah alat tempat jalur jalannya data, Media komunikasi dibagi menjadi dua yaitu :
  1. Guided - Media yang membawa data melalui saluran yang fisiknya dapat dilihat ( Kabel )
  2. Unguided - Membawa data yang yang saluran fisiknya tidak dapat dilihat ( Wireless )

Media Guided

  • Twisted Pair ( 2 Kabel yang Dijalin )
Spesifikasinya adalah :
  • Harganya paling murah dibanding media komunikasi lain
  • Mengandung dua kabel tembaga yang dijalin, dimana jalinan ini berfungsi mengurangi gangguan
  • Sesuai untuk jarak jauh dengan frekuensi rendah. Bandwidth 3100Hz dengan kecepatan penghantaran data antara 2400 bps - 28.8 kbps yang tergantung terhadap modulasi, kecepatan media dan teknologi interface yang digunakan
  • Dapat membawa data pada kecepatan 64 Kbps sampai 100 Mbps
  • Dapat digunakan untuk membawa data dan suara, yang biasanya digunakan pada telepon

  • Kabel Coaxial
Spesifikasinya adalah :
  • Satu jenis kabel tembaga mengandung tiga lapisan pelindung untuk menghalangi gangguan
  • Interference dari luar akan diserap oleh konduktor luar dan dibumikan
  • Jenis kabel ini mempunyai beberapa jenis berdasarkan diameternya
  • Digunakan untuk frekuensi yang tinggi sampai 400 MHz, dan dapat membawa data sampai ratusan Mbps
  • Media ini sering digunakan untuk kabel antena TV

  • Kabel Fiber Optic
Spesifikasinya adalah :
  • Ukurannya sangat kecil
  • Terbuat dari kaca atau plastic, karena kaca dapat membawa data lebih jauh
  • Mempunyai bandwidth dan kecepatan yang sangat tinggi
  • Menggunakan cahaya untuk membawa data, dengan metode menghidupkan atau mematikan cahaya
  • Datanya tidak dapat terganggu bunyi
  • Data yang sedang dihantar tidak dapat disabotase dari luar karena pengkodean sangat rumit
  • Harga kabel dan Interfacenya ( FDDI - Fiber Distributed Data Interface ) lebih mahal dari kabel coaxial
  • Lebih tahan terhadap karat, kebakaran atau kilat, dan bahan kimia yang dapat merusaknya hanya asam hydroflourik
Media Unguided
  • Satelit
Kelas Frekuensi yang dapat dihantar :
  • C Band - dengan Frekuensi 4 - 6 GHz
  • Ku Band - dengan Frekuensi 12 - 14 GHz
  • Ku Band - dengan Frekuensi 20 - 30 GHz
Kemampuan Satelit :
  • Membawa data dengan kadar yang sangat cepat
  • Biaya yang murah
  • Dapat menjangkau kawasan yang luas
  • Penyampaian data tidak bergantung pada jarak
Untuk menerima data di bumi menggunkan VSAT ( Very Small Aperture Terminal ), tetapi sangat bermasalah dalam keselamatan data dan gangguan hujan.
  • Gelombang Mikro
Spesifikasi Media :
  • Menggunakan cakram parabola untuk menerima atau menghantar data
  • Penghantaran data harus dalam bentuk "Line of Sight" ( Tidak boleh dihalang )
  • Sangat cocok untuk kawasan yang susah untuk pasang kabel
  • Datanya mudah terganggu oleh hujan yang lebat dan asap
  • Setiap jarak 25 - 30 Meter harus menggunakan repeater
  • Tidak begitu cocok untuk kawasan bandar udara karena akan dapat bercampur dengan gelombang lain
Meda Penghantar :
  • Baseband - dilakukan oleh sinyal digital, sehingga data yang dihantar tidak perlu terjadi pertukaran sinyal.
  • Broadband - dilakukan oleh sinyal analog, sehingga data yang dihantar harus terlebih dahulu ditukar dengan sinyal analog sebelum memasuki media penghantar. Media yang digunakan harus menukar sinyal dinamakan dengan MODEM ( Modulator Demodulator )

Cara Kerja Komunikasi Data pada Jaringan

Cara Kerja Komunikasi Data pada Jaringan 

Proses komunikasi data dapat dibagi menjadi beberapa macam. Yang pertama kita akan membahas proses komunikasi data pada jaringan komputer.

Proses Komunikasi Data pada Jaringan Komputer :
Sinyal listrik maupun sinyal dalam bentuk gelombang elektromagnetik pada suatu jaringan merambat / memancar dengan prinsip kerja jaringan komputer. Agar suatu jaringan dapat saling bertukar informasi atau melakukan proses komunikasi data, pertama - tama diperlukan beberapa komponen yakni :

  •  Sender : Suatu proses  dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan   masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi.
  •  Protokol : Sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya proses komunikasi data.
  •  Media transmisi : Media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data
  •  Receiver : Pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirimkan oleh sumber.

Pertama - tama sender mengirimkan sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Kemudian sinyal tersebut ditransfer melalui media transmisi dan melalui protokol kedua, di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver. Dalam hal ini protokol dapat di istilahkan seperti penerjemah informasi data.

Proses Komunikasi Data pada Jaringan Telepon :
A. Cara Kerja pada Jaringan Telepon Kabel
Telepon kabel menggunakan sistem wireline. sehingga membutuhkan kabel supaya dapat berfungsi .
Cara kerja telepon kabel antara lain :

  • Suara dari pengirim diterima oleh alat yang disebut microphone
  • Microphone mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik kemudian disalurkan oleh perangkat telepon
  • Sinyal tersebut disalurkan melalui kabel ke pusat telekomomunikasi
  • Dari pusat telekomunikasi, sinyal tersebut diteruskan kepada penerima
  • Setelah sampai ke penerima, maka sinyal tersebut diubah lagi menjadi gelombang suara oleh alat yang disebut speaker
B. Cara Kerja pada Jaringan Telepon Seluler

Telepon seluler menggunakan sistem wireless. Pengirim dan penerima harus tetap tercakup BTS (Base Transceiver Station ). BTS adalah peralatan yang memfasilitasi komunikasi secara wireless antara pengguna telepon seluler. 

Cara kerja telepon seluler wireless antara lain :

  • Suara dari pengirim diterima oleh alat yang disebut microphone
  • Microphone mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik dan kemudian dipancarkan oleh pnsel ke bts terdekat
  • Sinyal tersebut diterima oleh bts dan sinyal tersebut diteruskan ke pusat telekomunikasi
  • Dari pusat telekomunikasi sinyal diteruskan kepada bts terdekat kemudian diteruskan ke si penerima
  • Setelah sampai kepada penerima , maka sinyal tersebut diubah lagi menjadi gelombang suara oleh alat yang disebut speaker.
Ada juga perangkat - perangkat yang terdapat pada jaringan komputer dan telepon.
1. Perangkat jaringan pada komputer:

  • Modem
  • PC
  • NIC
  • Kabel UTP
  • Konektor
  • Hub
  • Switch
  • Repeater
  • Bridge
  • Router
2. Perangkat jaringan pada telepon: 
  • Router
  • Brixerbox ip pbx
  • Ip fwt
  • Usb phone
  • Soft phone
  • Ip phone
  • ATA
  • Analog telepon

Menyajikan Hasil Proses Komunikasi Data

Proses Komunikasi : 

Komunikasi Pada Jaringan Komputer dan telepon

Telepon kabel menggunakan sistem wireline. Sehingga membutuhkan kabel supaya dapat berfungsi.
Cara Kerja telepon kabel antara lain : 

1. Suara dari pengirim diterima oleh ayat yang disebut microphone.
2. Microphone mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik kemudian disalurkan oleh perangkat telepon.
3. Sinyal tersebut disalurkan melalui kabel ke pusat telekomunikasi 
4. Dari pusat telekomunikasi, sinyal tersebut diteruskan kepada penerima.
5. Setelah sampai ke penerima, sinyal tersebut diubah lagi menjadi gelombang suara oleh alat yang disebut speaker

Telepon seluler menggunakan sistem wireless. pengirim dan penerima harus tetap tercakup BTS ( Base Transceiver Station). BTS adalah peralatan yang memfasilitasi komunikasi secara wireless antara pengguna telepon seluler. Cara kerja telepon seluler wireless antara lain :

1. Suara dari pengirim diterima oleh ayat yang disebut microphone.
2.  Microphone mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik kemudian dipancarkan oleh ponsel ke bts terdekat.
3. Sinyal tersebut diterima oleh bts dan sinyal tersebut diteruskan ke pusat telekomunikasi.
4. Dari pusaat telekomunikasi sinyal diteruskan kepada bts terdekat kemudian diteruskan ke si penerima.
5.  Setelah sampai ke penerima, sinyal tersebut diubah lagi menjadi gelombang suara oleh alat yang disebut speaker

sumber : http://nekogakuro.blogspot.com/2017/02/bab-11-analisis-proses-komunikasi-data.html

Mengurutkan Langkah - langkah Komunikasi Data

Langkah - langkah Komunikasi Data :

1. Dasar utama komunikasid data adalah pertukaran bit - bit data (yang diwakili oleh signal elektronik antara dua peranti).

2. Data di tukar ke dalam kumpulan rangkaian bit dengan menggunakan metode tertentu seperti : ASCII, EBCDIC, atau MORSE.

3. Kumpulan rangkaian bit dipindahkan secara paralel (beberapa bit serentak) dalam komputer.

4. Biasanya media penghantaran memindahkan data secara serial (satu bit demi satu bit).

5. Pemindahan data serial akan menggunakan aturan asynchoronus atau synchoronus. Aturan ini juga adalah satu synchoronization - peraturan yang perlu agar penerima dapat menentukan bila signal akan di terima dan kapan signal berakhir.

6. Ukuran kecepatan penghataran adalah beberapa banyak bit yang dapat dihantar dalam waktu tertentu. Unit yang digunakan adalah bps(contohnya adalah kecepatan modem dengan 28.8 Kbps dan kecepatan backbone Inodsatnet adalah 2 Mbps - mega bit per second).

7. Data dalam komputer diwakili dalam bentuk digital ( tegangan listrik yang tetap) dan media penghataran biasanya diwakili dalam bentuk analog (tegangan listrik yang berubah - ubah).

8. Penghantaran secara digital mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan analog. Banyak rangkaian saat ini telah beralih kepada digital (contohnya diproduksi televisi digital). Data yang berbentuk analog harus ditukar kepada digital untuk penghantaran secara digital dapat dilakukan. Salah satu metoda pendigitalan yang sangat popular adalah PCM (Pulse Code Modulation).

9. Pergerakan kumpulan bit (menggunakan signal tegangan listrik) melalui media penghantaran tidak menjamin data akan sampai dengan selamat, terdapat banyak gangguan terhadap tegangan listrik yang menyebabkannya menjadi lemah.

10. Penguat signal digunakan untuk menguatkan kembali signal, nama alatnya adalah amplifier (untuk signal analog) dan repeater (untuk signal digital).

11. Bit yang rusak perlu ditandai dan bila perlu dibetulkan. Cara-cara menentukan kerusakan bit atau yang perlu diperbaiki menggunakan cara: bit pariti, CRC dan kode Hamming (untuk membetulkan kerusakan bit).

12.  Penandaan bit yang diralat sangat penting dalam komunikasi data.

13. Jika bit yang diralat ditandai, penerima akan meminta penerima menghantar kembali data (tergantung pada protokol yang dibuat dalam komputer) .

14. Protokol sangat penting untuk keseragaman dalam komunikasi, komunikasi data yangmelibatkan banyak protokol perlu disepakati oleh sistem komunikasi.

15.  Terdapat banyak badan yang membuat protokol seperti ISO, IEEE, CCITT, EIA, ANSI dan lain-lain.

16. Kontrol aliran (flow control) diperlukan untuk penghantar agar tidak menghantar terlalu cepat sehingga penerima tidak sempat memproses data yang diterima.

17. Komunikasi pada jarak yang jauh memerlukan peralatan komunikasi data tambahan, seperti cara AM (Amplitudo Modulation) yang dikenal dengan DCE (Data Communication Equipment).

18. Jalur (kawat) telepon menggunakan signal analog – komunikasi data yang menggunakan jalur telefon memerlukan MODEM untuk menukar signal digital dari komputer ke signal analog dan ditukar kembali ke signal digital sebelum memasuki sistem komputer.

19. Modem digunakan untuk memodulasi gelombang : terdapat beberapa jenis pemodulatan gelombang ; AM, FM, PM dan kombinasi diantaranya.

20. Modem harus ada pada dua ujung komunikasi; faktor kesamaan, kecepatan dan jenis jenisnya perlulah dipahami cara kerjanya.

21. Bila banyak piranti yang ingin berhubungan dengan peranti lain, menghubungkan setiap peranti tersebut (satu demi satu) dengan peranti yang ingin dihubungkan adalah tidak mudah / praktis terutama jika jaraknya sangat jauh.

22. Cara pe-multiplekseran (multiplexing) digunakan untuk menambah kemampuan penggunaan media komunikasi. Cara ini dapat menggunakan beberapa media komunikasi yang dapat dilalui oleh banyak jenis signal (satu kawat untuk signal RCTI, SCTV dan TVRI pada saluran antena telavisi) atau HUB (untuk jaringan komputer).

23. Apabila banyak piranti yang akan dihubungkan antara satu dengan lain, cara yang efektif adalah menghubungkan peranti tersebut kepada rangkaian komunikasi, seperti kalau tidak memakai rangkaian komunikasi maka jalur / kabel telepon untuk setiap pelanggan akan dipasang satu per satu untuk banyak orang yang akan dihubungi (one to many).

Sumber : https://kristawan.wordpress.com/2012/05/06/proses-komunikasi-data-komputer/

Thursday, 30 August 2018

Soal dan Pembahasan Bab 2

1. Apa kepanjangan dari ITU...
A. Internet Topology Universal     B. International Topology Universal     C. Internet Telecommunication Universal     D. International Telecommunication Union     E. Industry Telecommunication Union

2. Badan yang bertanggung jawab atas ITU adalah..
A. Menkominfo     B. FBI     C. PBB     D. ASEAN     E. Telkom

Pembahasan :
karena ITU adalah organisasi global.

3. Jumlah badan standar di Eropa adalah..
A. 1     B. 4     C. 3     D. 6     E. 5


Pembahasan :
 Terdiri dari ETSI, CEN, CEPT.

4. Huruf T pada ITU-'T' berasal dari..
A. Telkom     B. Technology     C. Telecommunication    D. Terminal     E. Transmition

Pembahasan :
Berasal dari kata Telegraphique.

5. Huruf R pada ITU-'R' berasal dari
A. Range     B. Radio     C. Risk     D. Refflect     E. Referree

Pembahasan :
Berasal dari kata Radiocommunications.

6. Nama badan yang menetapkan standard resmi di Indonesia adalah..
A. Menkominfo     B. KPI     C. Komnasham     D. Telkom Indonesia     E. Indihome

Pembahasan :
Karena Menkominfo bertugas mengatur dalam bidang Teknologi Informatika.

7. Nama lain metode "jabat-tangan" adalah..
A. Hi     B. Hello     C. Shake-Hand     D. ShakingHand     E. HandShaking

Pembahasan :
Karena Handshaking adalah bahasa inggris dari jabat-tangan.

8. Nama lain protokol adalah..
A. Standar     B. Rule     C. HandShaking     D. Komunikasi     E. Koneksi

Pembahasan :
Karena Protokol berfungsi untuk mengatur suatu jaringan.

9. Fungsi dari protokol berjumlah..
A. 5     B.7     C. 6     D. 9     E. 8

Pembahasan :
      Terhitung dari mulainya koneksi hingga berakhirnya koneksi.

10. Kepanjangan dari OSI...
 A. Organisation Standards International
 B. Operating System Interconnection
 C. Open System Interconection
 D.On System Interconnection

 Pembahasan :
 Karena Kependekan Open System Interconnection adalah OSI.

11. Berikut adalah layer-layer pada OSI, kecuali…
A.Application layer
B. Presentation layer
C.Internet layer
D. Transport layer

Pembahasan :
Karena Internet Layer ada pada TCP/IP Layer.

12. Macam - macam Layer TCP/IP adalah …
A. Network Access, Internet, Transport, Application
B. Internet, Transport, Pressentation, Session
C. Network Access, Internet, Datalink, Physical
D. Physical, Datalink, Session, Application

Pembahasan :
Network Access, Internet, Transport, Application adalah Layer pada TCP/IP.

13. Protokol yang berada dalam Session Layer adalah…
A. ADSP, NETBIOS, TCP, UDP
B. RARP, ARP, IP, TCP
C. SLIP, PPP, PAP, NETBIOS
D. NETBIOS, NETBEUI, ADSP, PAP

Pembahasan :  
NETBIOS, NETBEUI, ADSP, PAP berada dalam Session Layer.

14. Ada berapa lapis lapisan pada OSI Layer…
A. 4
B. 6
C. 5
D. 7

Pembahasan : 
Lapisan pada OSI Layer adalah 7, Kalau 4 adalah TCP/IP Layer.


15. Sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antar dua atau lebih komputer.
    a. Open Standard Internet
    b. Protokol
    c. Standard System
    d. Internet Standard

Pembahasan:
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antar dua atau lebih komputer.

16. Yang menetapkan standard resmi di Amerika adalah ...
    a. American Standard Institute (ASI)
    b. Deutsche Industrie-Normen (DIN)
    c. American National Standard Institute (ANSI)
    d. British Standard Institute (BSI)

Pembahasan:
Yang menetapkan standard resmi di Amerika adalah American National Standard Institute(ANSI). BSI di negara Inggris dan DIN di negara Jerman

17. Dalam berkomunikasi melalui jaringan telekomunikasi diperlukan tiga teknologi, kecuali ..
    a. Transmisi
    b. Switching
    c. Routing
    d. Signaling

Pembahasan:
Yang diperlukan untuk berkomunikasi melalui jaringan telekomunikasi yakni transmisi, switching, dan signaling.

18. Spesifikasi Normatif Teknologi / Metodologi yang berlaku ke Internet.
Teks diatas merupakan pengertian ....
a. IETF
b. IAB
c. STD
d. IANA

Penjelasan : 
IETF, IAB, dan IANA merupakan badan yang bekerja dalam standar internet

19. ISOC berdiri pada tahun ....
a. 1990
b. 1991
c. 1992
d. 1993

20. Fungsi IETF adalah ....
a. mengatur masalah IP address, DNS, dan Registrasi Protocol dan penomoran lain dalam IP
b. mempromosikan internet menyetujui protocol protocol internet dan bertanggung jawab dalam teknologi internetworking
c. memutuskan suatu standar yang ditetapkan dalam internet
d. meneliti protocol internet, aplikasi, arsitektur dan teknologi internet, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang serta mempromosikan hasil hasil penelitian


Penjelasan :
jawaban a merupakan fungsi IANA, jawaban c merupakan fungsi IAB, dan jawaban d merupakan fungsi IRTF

21. Apa yang dimaksud dengan Transmitter?
a. Alat untuk memindahkan dan menyaring informasi    d. Asal/pengirim data
b. Cara untuk menghubungkan Source dan Destination                e. Tujuan pengiriman data
c. Alat penerima sinyal dari Transmission System  

Pembahasan :
adalah alat yang digunakan untuk mengubah perubahan sensing element dari sebuah sensor menjadi sinyal yang mampu diterjemahkan oleh controller. Sinyal untuk mentransmisikan ini ada dua macam yaitu pneumatic dan electric.

22. Apa yang dimaksud dengan Transmission System?
a. Alat untuk memindahkan dan menyaring informasi                   d. Asal/pengirim data
b. Cara untuk menghubungkan Source dan Destination e. Tujuan pengiriman data
c. Alat penerima sinyal dari Transmission System     

Pembahasan :
Sistem transmisi berupa jalur transmisi tunggal (single transmission line) atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan (destination).

23. Apa yang dimaksuddengan Receiver?
a. Alat untuk memindahkan dan menyaring informasi                   d. Asal/pengirim data
b. Cara untuk menghubungkan Source dan Destination                e. Tujuanpengiriman data
c. Alat penerima sinyal dari Transmission System

Pembahasan :
penerima pesan adalah pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirimkan oleh sumber (komunikator). Receiver juga bisa disebut dengan istilah khalayak, sasaran, pembaca, pendengar, pemirsa, audience, decoder atau komunikan.

24. Dibawah ini yang tidak termasuk Sharing File pada Resource Sharing...
a. Sharing video                                                    d. Sharing program
b. Sharing gambar                                         e. Sharing harddisk
c. Sharing musik    

Pembahasan  :
adalah sumber daya yg dipakai secara bersama-sama oleh banyak user, sumber daya tersebut adalah sebuah jaringan/koneksi komputer.

25. Dibawah ini media komunikasi dan informasi, kecuali...
a. E-mail                                                                      d. Chat
b. World wide web (WWW)                              e. Sharing device
c. File transfer protocol (FTP)

Pembahasan :
 karena sharing device  adalah proses pemakaian bersama periperal komputer dalam sebuah jaringan bukan sebagai media komunikasi dan informasi.



Internet Standar


Standar Internet (STD) adalah spesifikasi normatif teknologi atau metodologi yang berlaku ke Internet. Standar Internet diciptakan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) yang merupakan organisasi yang berfungsi untuk mempromosikan internet menyetujui protocol protocol internet dan bertanggung jawab dalam teknologi internetworking beserta aplikasi aplikasinya

4 Badan yang bertanggung jawab dalam mengatur, mengontrol serta melakukan standarisasi protokol yang digunakan di Internet adalah :

- The Internet Society (ISOC)
The Internet Society (ISOC) Berdiri pada Tahun 1992 yang dipimpin Vint Cerf dan Robert E. Kahn

- Internet Architecture  Board (IAB)
Internet Architecture Board (IAB) merupakan badan penasihat bagi ISOC dalam memutuskan suatu standar yang diterapkan di Internet.
( sumber : www.iab.org )

- Internet Engineering Task Force (IETF)
Internet Engineering Task Force (IETF) adalah unit kerja yang terdiri dari orang orang yang berkonsentrasi untuk mengembangkan aplikasi dan arsitektur internet kedepannya. Salah satu tugasnya adalah menerbitkan RFC (request for comment) atas suatu protocol atau standard yang diusulkan oleh seseorang untuk dikomentari oleh publik atas persetujuan dari IAB.

- Internet Research Task Force (IRTF)
Internet Research Task Force (IRTF) adalah unit kerja yang bertugas melakukan penelitian terhadap protocol internet, aplikasi, arsitektur dan teknologi internet, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang serta mempromosikan hasil-hasil penelitian tersebut.

( Sumber : www.irtf.org )


Ikhtisar


Standar Internet Permintaan khusus untuk Komentar (RFC)

RFC yang menjadi standar atau bagian dari Standar dimulai sebagai Draft Internet, dan kemudian diterima dan diterbitkan oleh RFC Editor sebagai RFC dan diberi label Standar Usulan. Kemudian, RFC dapat diberi label Internet Standard. Secara kolektif, tahap ini dikenal sebagai Jalur Standar, dan didefinisikan dalam RFC 2026 dan RFC 6410.


Hanya IETF, diwakili oleh Internet Engineering Steering Group (IESG), dapat menyetujui Standar Track RFC. Daftar definitif Standar Internet dijaga dalam Standar Internet dokumen STD 1: Internet Protocol Resmi Standar.

Proses Standarisasi

Menjadi standar adalah proses dua langkah dalam IETF disebut Usulan Standar dan Standar Internet. Jika RFC adalah bagian dari proposal yang ada di Standard Track, maka pada tahap pertama, standar diusulkan dan kemudian organisasi memutuskan apakah akan menerapkan Standar Usulan ini. Setelah kriteria dalam RFC 6410 terpenuhi, RFC dapat maju ke Internet Standard.

Standar Internet Proses didefinisikan dalam beberapa "Best Practice Current" dokumen, terutama BCP 9. Ada tiga sebelumnya tingkat kematangan standar Usulan Standar, Draft Standar dan Standar. RFC 6410 mengurangi ini untuk dua tingkat kematangan.

Usulan Standar

Sebuah Usulan Standar (PS) umumnya stabil, telah memutuskan pilihan desain dikenal, diyakini dipahami, telah menerima ulasan masyarakat yang signifikan, dan muncul untuk menikmati minat masyarakat cukup untuk dianggap berharga. Namun, pengalaman lebih mungkin mengakibatkan perubahan atau bahkan pencabutan spesifikasi sebelum kemajuan. Biasanya, baik pelaksanaan maupun pengalaman operasional diperlukan.

Draft Standar

Pada bulan Oktober 2011 RFC 6410 pada dasarnya menggabungkan Internet tingkat kematangan Standard ketiga untuk Standar Internet masa depan. Ada Standar Draft tua mempertahankan klasifikasi itu. The IESG dapat mereklasifikasi sebuah Draft Standar tua Usulan Standar setelah dua tahun (Oktober 2013).

Internet Standar

Standar Internet ditandai dengan tingkat tinggi kematangan teknis dan oleh keyakinan umum bahwa protokol atau layanan tertentu memberikan manfaat yang signifikan kepada komunitas internet. Umumnya Standar Internet menutupi interoperabilitas sistem di internet melalui mendefinisikan protokol, format pesan, skema, dan bahasa. Yang paling mendasar dari Standar Internet adalah orang-orang mendefinisikan Internet Protocol.

Standar Internet memastikan bahwa perangkat keras dan perangkat lunak yang dihasilkan oleh vendor yang berbeda dapat bekerja sama. Memiliki standar membuat lebih mudah untuk mengembangkan perangkat lunak dan perangkat keras yang menghubungkan jaringan yang berbeda karena perangkat lunak dan perangkat keras dapat dikembangkan satu lapisan pada suatu waktu. Biasanya, standar yang digunakan dalam komunikasi data disebut protokol.

Semua Standar Internet diberi nomor dalam seri STD - Dokumen pertama dalam seri ini, STD 1, menggambarkan dokumen yang tersisa dalam seri, dan memiliki daftar Standar Usulan.

Setiap RFC statis; jika dokumen diubah, hal ini disampaikan lagi dan diberi nomor RFC baru. Jika RFC menjadi standar Internet (STD), itu diberikan sebuah nomor STD tapi tetap nomor RFC-nya. Ketika Standar Internet diperbarui, nomornya tetap sama dan itu hanya mengacu pada RFC yang berbeda atau set RFC. A diberikan Internet Standard, STD n, mungkin RFC x dan y pada waktu tertentu, tetapi kemudian standar yang sama dapat diperbarui menjadi RFC z sebagai gantinya. Sebagai contoh, pada 2007 RFC 3700 adalah Internet Standard-STD-1 dan pada bulan Mei 2008 itu diganti dengan RFC 5000, RFC 3700 sehingga berubah status bersejarah, dan sekarang STD 1 adalah RFC

( Sumber : fa-sharing.blogspot.com/2015/08/internet-standar-komunikias-data.html )